Fenomena media sosial yang kini sedang trend di Indonesia dan bahkan di dunia, merupakan pasar potensial yang memberikan peluang sangat besar untuk jualan. Jualan online via media sosial memiliki banyak pilihan dengan aktifitas pengguna selama 24 jam penuh.
Jika anda seorang facebooker, tentu sering melihat fanspage maupun grup yang menawarkan produk dan jasa, nah itulah cara jualan via media sosial. Bukan hanya itu, jualan online via media sosial seperti Facebook juga banyak dilakukan oleh perorangan, baik secara langsung maupun menggunakan jasa rekening bersama.
Di grup-grup bisnis online Facebook selain ada yang jualan barang, kebanyakan bahkan lebih sering dijumpai penjual jasa, ebook dan produk-produk digital lainnya. Lebih uniknya lagi, jualan via Facebook lebih banyak menggunakan pulsa prabayar dan disediakan juga jasa pulber alias pulsa bersama sebagai bentuk escrow tidak resmi mereka. Tapi apapun bentuknya, itu sudah menjadi kesepakatan bersama diantara komunitas yang ada di Facebook.
Di Facebook sendiri, cara promosi selain menggunakan fanspage, mereka juga menggunakan grup yang sengaja dibuat hanya untuk menjual produknya, dan admin grup bertindak sebagai penjual tunggal. Namun ada juga admin grup yang mengizinkan para member mereka untuk saling berpromosi.
Selain Facebook, jualan via Instagram kini menjadi trend baru, situs berbagi photo gratis yang awalnya hanya ditujukan bagi pengguna mobile, kini sudah membuka diri untuk pengguna PC. Ini merupakan kabar baik bagi yang selama ini kesulitan dalam melakukan pengolahan materi promosi.
Sebelumnya twitter telah lebih dulu menjadi media sosial yang digunakan untuk promosi online secara gratis, atau membayar buzzer untuk mempromosikan sebuah brand kepada para followernya.
Tidak ketinggalan Google Plus yang lebih dominan untuk mendongkrak ranking sebuah website di mata mesin pencari juga tidak lepas menjadi tempat promosi yang memiliki potensi paling luas, terutama bagi para buzzer gratisan, karena Google Plus tidak dilengkapi dengan sistem pembayaran premium ataupun iklan khusus.
Google plus sangat cocok bagi para buzzer yang ingin memaksimalkan promosi mereka, karena Google memberikan kebebasan yang sangat luas berbeda dengan Facebook yang ketat. Google plus juga mampu memberikan sinyal positif dari media sosial untuk meningkatkan reputasi sebuah website di mata mesin pencari khususnya Google. Jika di Facebook kita mengenal grup, maka istilah komunitas lah yang dikenal di Google Plus.
Hampir mirip dengan Facebook, Google plus juga memiliki halaman yang verifikasinya dilakukan secara manual. Halaman ini dikenal dengan my business yang bisa mendapatkan rating langsung dari penggunanya, semakin baik rating maka semakin bagus reputasi sebuah halaman beserta layanannya.
Linkedin dengan media sosial yang dikhususkan bagi para pembisnis dan pengusaha juga tidak diragukan lagi sangat baik untuk melakukan promosi produk atau jasa secara online dan gratis. Linkedin juga menyediakan fitur premium untuk mendapatkan fasilitas lebih bagi para penggunanya, atau pengguna dapat mengikuti program promosi periklanan seperti Facebook untuk mempromosikan sebuah produk atau halaman yang dimiliki oleh pengguna.
Nah, itulah beberapa informasi tentang jualan online via media sosial. Kembali kepada anda, mana yang akan anda pilih sebagai media promosi dan menjajakan dagangan anda.
Media sosial menjadi sebuah komunitas baru yang sifatnya online, semua orang dengan kedudukan yang sama memiliki potensi yang sama untuk maju dan menjadi penjual yang berhasil secara online. Selamat mencoba!
Selain Facebook, jualan via Instagram kini menjadi trend baru, situs berbagi photo gratis yang awalnya hanya ditujukan bagi pengguna mobile, kini sudah membuka diri untuk pengguna PC. Ini merupakan kabar baik bagi yang selama ini kesulitan dalam melakukan pengolahan materi promosi.
Sebelumnya twitter telah lebih dulu menjadi media sosial yang digunakan untuk promosi online secara gratis, atau membayar buzzer untuk mempromosikan sebuah brand kepada para followernya.
Tidak ketinggalan Google Plus yang lebih dominan untuk mendongkrak ranking sebuah website di mata mesin pencari juga tidak lepas menjadi tempat promosi yang memiliki potensi paling luas, terutama bagi para buzzer gratisan, karena Google Plus tidak dilengkapi dengan sistem pembayaran premium ataupun iklan khusus.
Google plus sangat cocok bagi para buzzer yang ingin memaksimalkan promosi mereka, karena Google memberikan kebebasan yang sangat luas berbeda dengan Facebook yang ketat. Google plus juga mampu memberikan sinyal positif dari media sosial untuk meningkatkan reputasi sebuah website di mata mesin pencari khususnya Google. Jika di Facebook kita mengenal grup, maka istilah komunitas lah yang dikenal di Google Plus.
Hampir mirip dengan Facebook, Google plus juga memiliki halaman yang verifikasinya dilakukan secara manual. Halaman ini dikenal dengan my business yang bisa mendapatkan rating langsung dari penggunanya, semakin baik rating maka semakin bagus reputasi sebuah halaman beserta layanannya.
Linkedin dengan media sosial yang dikhususkan bagi para pembisnis dan pengusaha juga tidak diragukan lagi sangat baik untuk melakukan promosi produk atau jasa secara online dan gratis. Linkedin juga menyediakan fitur premium untuk mendapatkan fasilitas lebih bagi para penggunanya, atau pengguna dapat mengikuti program promosi periklanan seperti Facebook untuk mempromosikan sebuah produk atau halaman yang dimiliki oleh pengguna.
Nah, itulah beberapa informasi tentang jualan online via media sosial. Kembali kepada anda, mana yang akan anda pilih sebagai media promosi dan menjajakan dagangan anda.
Media sosial menjadi sebuah komunitas baru yang sifatnya online, semua orang dengan kedudukan yang sama memiliki potensi yang sama untuk maju dan menjadi penjual yang berhasil secara online. Selamat mencoba!




No comments:
Post a Comment